Login Mahasiswa

ATICM GOES TO SCHOOL ( MAN 3 Medan ) SEBAGAI BENTUK PENGABDIAN MASYARAKAT

Memuat gambar...

Oleh: Admin (13/05/2020)

Sebagai bentuk Pengabdian Masyarakat, Akademi Teknik Indonesia Cut Meutia melakukan kegiatan Pelatihan di beberapa sekolah seperti Madrasah Aliyah Negeri 3 (MAN 3 Medan) Sebagai bentuk Pengabdian Masyarakat. Kegiatan ini dilaksanakan pada bulan Maret 2020 dan berjalan dengan lancar. Kegiatan ini bertujuan agar para siswa/siswi dapat peduli dengan lingkungan sekitar dan dimulai dari tempat tinggal atau Rumah sendiri serta menambah wawasan dan pengalaman maka kami membuat Pelatihan Pengolahan Sampah Organik menjadi ECOENZYME yang di bawakan oleh Ir. RENA ARIFAH SIMBOLON, M.Si selaku Pemateri dan Pelatih didukung oleh Sivitas Akademik. Seperti kita ketahui Sampah yang paling banyak dihasilkan setiap harinya adalah sampah organik yaitu sampah yang biasa ada di setiap rumah. Ternyata sampah ini memiliki manfaat dengan mengolahnya menjadi pupuk kompos atau dibuat menjadi eco-enzyme. 

Eco-enzyme merupakan larutan zat organik kompleks yang diproduksi dari proses fermentasi sisa organik, gula, dan air. Cairan Eco-enzyme ini berwarna coklat gelap dan memiliki aroma yang asam/segar yang kuat. Eco-enzyme pertama kali ditemukan dan dikembangkan di Thailand oleh Dr. Rosukan Poompanvong yang aktif pada riset mengenai enzym selama lebih dari 30 tahun. Beliau menerima penghargaan dari FAO PBB atas penemuannya tersebut. Dr. Joean Oon, Director of the Centre for Naturopathy and Protection of Families in Penang (Malaysia), kemudian membantu untuk menyebar luaskan segudang manfaat dari Eco-enzyme ini.

 

video : https://www.youtube.com/watch?v=cHLDoWPy-nw

(sumber : https://sustaination.id/manfaat-dan-cara-membuat-eco-enzyme-di-rumah/)